19 Guru MTsN 3 Bolsel Ikuti Workshop Implementasi KBC dan Pembelajaran Mendalam
MTSN3 BOLSEL (HUMAS)---Sebanyak 19 guru mata pelajaran (Mapel) MTs Negeri 3 Bolaang Mongondow Selatan, mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam (PM) bagi Guru Madrasah di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Kegiatan yang dipusatkan di MIS Al Falah Nunuka Raya tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (23–24 September 2026), dengan agenda hari pertama dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA.
Workshop dibuka secara daring oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolsel, H. Muh. Thaib Mokobombang, S.Ag., M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa implementasi KBC dan Pembelajaran Mendalam menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas pembelajaran di madrasah. “Melalui kegiatan ini, kita berharap para guru tidak hanya meningkatkan kompetensi dalam mengajar, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang menyentuh hati, membangun karakter, menumbuhkan kepedulian, serta menguatkan Nilai-nilai Panca Cinta." ujarnya. Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan hasil workshop dalam proses pembelajaran di madrasah.
Materi pertama bertajuk “Pembelajaran Mendalam dengan Kurikulum Berbasis Cinta” dimoderatori oleh Muflig Lumali, S.Pd, dan sebagai Narasumber disampaikan oleh Rahima Hulalata, S.Pd.,M.Pd., (POKJAWAS Wilayah Minahasa). Dalam pemaparannya, Pembelajaran Mendalam diarahkan pada proses belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, sehingga peserta didik tidak sekadar memahami materi, tetapi mampu mengaitkannya dengan kehidupan nyata.
Materi dilanjutkan dengan penerapan kerangka kerja dalam pembelajaran Mendalam (Deep Learnig) Rumus atau pola 8-3-3-4, terdiri dari 8 dimensi profil lulusan, 3 prinsip pembelajaran, 3 pengalaman belajar dan 4 kerangka pembelajaran, selanjutnya Penekanan peran Guru dalam kelas selama pembelajaran adalah sebagai fasilitator, aktivator, Kolaborator evaluator dan reflektor. Sementara KBC menjadi landasan nilai yang menempatkan cinta, kepedulian, keteladanan, penghargaan, dan penghormatan terhadap sesama sebagai bagian dari proses pendidikan. Pada sesi akhir narasumber memberikan kesempatan kepada peserta untuk memberikan refleksi akan materi selama kegiatan berlangsung. Peserta dari MTsN 3 Bolsel, Hasmon Kulati, S.Pd.I, Frycilia Minggu, S.Pd., menyampaikan refleksi akhir bahwa materi tersebut, memberikan pemahaman baru, bahwa guru tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun pengalaman belajar yang bermakna dan berkarakter melalui pendekatan cinta.
Memasuki hari kedua, Kamis (24 September 2026) Pukul 08.00 Wita, Kegiatan dilanjutkan dengan materi “Implementasi Nilai-Nilai KBC dalam Penerapannya pada Lingkungan Madrasah” yang disampaikan oleh Isna Gunibala, S.Pd., M.Pd., (POKJAWAS Wilayah Bolmong). Isna, menjelaskan bahwa esensi KBC merupakan pendidikan nilai yang menekankan penguatan nilai-nilai kemanusian universal, kasih sayang, empati dan toleransi sebagai inti dari proses pembelajaran untuk membentuk karakter peserta didik yang beradab dan matang secara emosional maupun spritual. Nilai-nilai utama bagi kehidupan manusia yang diintegrasikan secara menyeluruh kedalam kurikulum pada satuan pendidikan melalui penyelenggaraan program-program kurikuler dan pembudayaan nilai (KMA 512 Tahun 2026), dengan penerapan rumus atau pola 5-5-5 yang terdiri dari 5 tujuan membentuk insan paripurna, 5 dimensi panca cinta dan 5 pilar lingkungan belajar. Dengan demikian, nilai-nilai cinta tidak berhenti sebagai konsep, tetapi menjadi kebiasaan yang terlihat dalam sikap dan perilaku seluruh warga madrasah. "Tegas Isna"
Demikian pula mengakhiri kegiatan narasumber memberikan kesempatan kepada peserta untuk merefleksikan materi selama kegiatan berlangsung. Peserta MTsN 3 Bolsel, Abd. Fadli Inombi, S.Pd.I, menyampaikan bahwa implementasi KBC harus dimulai dari diri guru dan kemudian diwujudkan dalam interaksi sehari-hari di madrasah. “Kurikulum Berbasis Cinta mengingatkan kita bahwa mendidik bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi bagaimana menghadirkan keteladanan, kepedulian, dan rasa nyaman sehingga peserta didik merasa dihargai dan mampu berkembang secara utuh,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup pukul 17.00 WITA, dan dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolsel, Hj. Ahmad Ma’sum Maspeke, S.Ag.,M.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan workshop tersebut merupakan inisiatif para Kepala Madrasah se-Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan mendapat dukungan langsung dari PENDIS Kementerian Agama Kabupaten Bolsel. Pesannya. “Kegiatan ini merupakan langkah bersama untuk memperkuat kompetensi guru dan membangun budaya madrasah yang lebih baik. Apa yang telah diperoleh selama workshop hendaknya tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diterapkan secara nyata di madrasah masing-masing,”. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber sebagai dokumentasi kebersamaan.
Usai mengikuti kegiatan, Kepala MTsN 3 Bolsel Dr. Rahmat Haluti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada 19 guru MTsN 3 Bolsel yang telah berpartisipasi aktif dalam workshop. “Terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengikuti kegiatan dengan baik. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam pembelajaran dan semakin memperkuat budaya positif serta nilai-nilai cinta di MTsN 3 Bolsel,” ujarnya. Ia berharap hasil workshop dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.
Penulis : Stenli E. Tamaroba, S.Pd
Editor : Dr Rahmat Haluti, S.Pd.I., M.Pd
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Tiga Hari Pembinaan Kepemimpinan, LDKO MTsN 3 Bolsel Resmi Ditutup
MTsN3 Bolsel (HUMAS)— Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) MTs Negeri 3 Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) memasuki hari ketiga sekaligus resmi berakhir pada Juma
MTsN 3 Bolsel Gelar LDKO: Kepala Madrasah Tekankan Kepemimpinan Islami dan Keorganisasian
MTs N3 BOLSEl (HUMAS)– Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Bolaang Mongondow Selatan, melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) bagi 25 peserta yang
Milad ke-17 MTsN 3 Bolsel Dirangkaikan dengan Penutupan Class Meeting, Kakan Kemenag Apresiasi Kesuksesan Madrasah
MTsN3 Bolsel (HUMAS) — Selasa, 13 Oktober 2026 Civitas akademika Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Bolaang Mongondow Selatan (MTsN 3 Bolsel) memeriahkan peringatan Milad ke
Civitas MTs Negeri 3 Bolsel Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Upacara Khidmat
MTs N3 BOLSEL (HUMAS)--- Kamis, 1 Oktober 2026 , Civitas akademika MTs Negeri 3 Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pan
Kamad MTsN 3 Bolsel Hadiri Seminar Internasional Transformasi Pendidikan Keagamaan di Manado
MTsN3 BOLSEl (HUMAS)—Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Dr. Rahmat Haluti, S.Pd.I., M.Pd., bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabu
